Berita Terkini

Partai Golongan Karya (Golkar) Mendaftar ke KPU Sebagai Calon Peserta Pemilu Tahun 2024

Jakarta, kpu.go.id - Partai Golongan Karya (Golkar) mendaftar sebagai Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2024, Rabu (10/8/2022) di kantor KPU. Pendaftaran dilakukan oleh Ketua Umum Airlangga Hartanto didampingi Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus dan Bendahara Umum Dito Ganinduto pada pukul 11.07 WIB.  Delegasi partai disambut oleh Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno, didampingi Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima di lantai dasar (lobby) Gedung KPU, dan diterima oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Anggota KPU Idham Holik, August Mellaz, Mochammad Afifuddin, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, dan Parsadaan Harahap, serta disaksikan oleh Bawaslu dan pemantau pemilu di Ruang Rapat Utama Gedung KPU. Turut hadir dari Partai Golkar di Ruang Rapat Utama Gedung KPU, Wakil Ketua Umum Nurul Arifin, Wakil Ketua Umum Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Ketua Umum Doli Kurnia Tanjung, Wakil Ketua Umum Kahar Muzakir, Wakil Ketua Umum Adies Kadir, Ketua Bidang Meutiya Hafid, Ketua Penyelenggara Mukhamad Misbakhun, Ketua Bidang Ilham Permana, Narahubung (liaison officer) Imran Chatim, dan Narahubung (liaison officer) Ipang Wahid. (Humas KPU)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mendaftar ke KPU Sebagai Calon Peserta Pemilu Tahun 2024

Jakarta, kpu.go.id - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendaftar sebagai Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2024, Rabu (10/8/2022) di kantor KPU. Pendaftaran dilakukan oleh Ketua Umum Suharso Monoarfa didampingi  Sekretaris Jenderal Armani Thomafi dan Bendahara Umum Surya Batara Kartika pada pukul 11.40 WIB.  Delegasi partai disambut oleh Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno, didampingi Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima di lantai dasar (lobby) Gedung KPU, dan diterima oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Anggota KPU Idham Holik, Mochammad Afifuddin, August Mellaz,  Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, dan Parsadaan Harahap, serta disaksikan oleh Bawaslu dan pemantau pemilu di Ruang Rapat Utama Gedung KPU. Turut hadir dari PPP di Ruang Rapat Utama Gedung KPU, Wakil Ketua Umum Ermanela MHS, Wakil Ketua Umum Asrul Sani, Wakil Ketua Umum Amir Uskara, Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid, Ketua Achmad Baidowi, Ketua M. Qoyum Abdul Jabbar, Ketua Syaifullah Tamiha, Ketua Rendhika Harsono, dan Ketua Noor Al Janna Fitry Gayo. (Humas KPU)

Antisipasi Tahapan Berbarengan Hari Besar Nasional

Jakarta, kpu.go.id - Anggota KPU Mochammad Afifufuddin hadir sebagai narasumber kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kasat Intelkam dalam rangka Meningkatkan Kapasitas SDM Guna Menciptakan Kondusifitas Kamtibmas Menjelang Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Intelejen Keamanan Polri, Rabu (10/8/2022). Pada kegiatan ini Afif memaparkan beberapa hal terkait tantangan yang akan dihadapi saat pemilu serentak, alur tahapan dan jadwal pemilu, serta isu-isu seputar pemilu. “Antisipasi isu-isi hoaks dan kerawanan lainnya sangat penting untuk diantisipasi sebelum membesar,” kata Afif. Afif juga mengingatkan untuk mengantisipasi pelaksanaan tahapan pemilu di akhir tahun nanti akan berbarengan dengan hari-hari besar nasional. “Kita harus pikirkan antisipasi bagaimana tahapan-tahapan ini yang berkorelasi dengan hari besar, misal seperti perayaan Natal dan lainnya, jangan sampai ini tidak diantisipasi,” ujar Afif. Masih dalam forum yang sama, Afif juga menyampaikan bahwa KPU sudah berkordinasi dengan berbagai pihak dan sudah melakukan audiensi antar lembaga guna memperlancar tahapan pemilu yang sedang berlangsung saat ini. Di akhir paparan, Afif meminta dukungan keamaanan dari kepolisian di masa tahapan pemilu hingga hari pemilihan nanti agar berjalan lancar dan aman. Turut hadir sebagai narasumber Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Moderator Kombespol Daru Tyas Wibawa, dan para peserta Kasatintelkam se-Indonesia. (humas kpu ri idan/foto: idan/ed diR)

Hari Ke-10, Empat Partai Politik Mendaftar Peserta Pemilu 2024

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melanjutkan tahapan pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024, Rabu (10/8/2022). Di hari ke-10, ada empat partai politik yang menyerahkan berkas pendaftarannya, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Hari ini, Rabu 10 Agustus 2022, KPU menerima 4 partai politik mendaftar, mulai dari 09.00-10.00 WIB. PSI dokumen dinyatakan lengkap, PAN dokumen dinyatakan lengkap, Partai Golkar dokumen dinyatakan lengkap, PPP dokumen dinyatakan lengkap,” ucap Anggota KPU Idham Holik saat konferensi pers, Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu Hari Ke-10. Hadir pada konferensi pers ini, Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Anggota KPU August Mellaz dan Betty Epsilon Idroos. Idham melanjutkan, pasca dinyatakan berkas lengkap, keempat partai politik mengikuti proses verifikasi administrasi, 11 Agustus hingga 11 September 2022. Sebelumnya Hasyim Asy’ari menyampaikan dari hari pertama hingga hari ke10, sebanyak 22 partai yang telah menyerahkan berkas pendaftarannya ke KPU, 17 partai di antaranya dinyatakan berkas lengkap dan berlanjut ke tahap verifikasi administrasi. Sementara 5 partai politik lainnya dinyatakan berkas belum lengkap dan diminta untuk melengkapi hingga 14 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB. “Bagi partai politik yang dokumen persyaratannya lengkap diterbitkan Berita Acara (BA) dokumen lengkap dan sudah statusnya sudah didaftar sebagai calon peserta pemilu,” jelas Hasyim. August Mellaz menambahkan, 22 partai politik telah menyerahkan berkas pendaftaran, merupakan bagian dari 42 partai politik nasional pemegang akun Sipol. Tersisa 10 partai politik pemegang akun Sipol yang telah menyampaikan rencana pendaftarannya, sedangkan 10 partai politik lainnya belum menyampaikan rencana pendaftarannya. (humas kpu ri dianR/foto: domin/ed diR)

Isu Strategis Penyelenggara Pemilu Ad Hoc Luar Negeri

Jakarta, kpu.go.id – KPU menggelar kegiatan Diskusi Kelompok Terfokus Penyusunan Kajian Rekomendasi Kebijakan Terkait Badan Penyelenggara Pemilu Ad Hoc Dalam Pemilu Serentak Luar Negeri Tahun 2024, 10-12 Agustus 2022 di Jakarta. Dalam rangka mendukung proses penyelenggaraan Pemilu 2024 di luar negeri, yakni untuk memfasilitasi para pemilih yang berada di luar negeri menggunakan hak pilihnya, KPU perlu untuk mempersiapkan kebijakan-kebijakan strategis di dalam pengelolaan Badan Penyelenggara Pemilu Ad Hoc agar dapat memberikan dukungan yang maksimal dalam kesuksesan setiap tahapan. Hari pertama kegiatan dibuka oleh Ketua KPU, Hasyim Asy’ari didampingi Anggota Parsadaan Harahap, Idham Holik, Mochammad Afifuddin, dan Betty Epsilon Idroos serta Sekretaris Jenderal KPU, Bernad Dermawan Sutrisno. Ketua KPU, Hasyim Asy’ari dalam pengarahannya menekankan pada evaluasi berdasarkan Pemilu 2019 yakni terkait isu strategis Persyaratan, Dukungan Sekretariat Badan Ad Hoc, Beban Kerja Badan Ad Hoc, Fasilitasi proses rekrutmen Badan Ad Hoc, Keselamatan Kerja bagi Badan Ad Hoc, dan Proses sosialisasi rekrutmen Badan Ad Hoc. “KPU perlu melakukan penyempurnaan terhadap kebijakan terkait Badan Ad Hoc di Luar Negeri. Kebijakan tersebut memerlukan dukungan stakeholder dari beberapa klaster yang telah dikelompokkan,” jelas Hasyim. Hasyim juga mengarahkan untuk mengidentifikasi siapa yang akan dipilih, siapa yang akan memilih, dan bagaimana kegiatan memilihnya dan menghitungnya lebih dahulu. Kemudian setelah tahu baru didefinisikan karakter Badan Ad Hoc Luar Negeri ke depan. Jadi, perlu mendefinisikan problematika dahulu, sehingga dapat menemukan profiling orang yang tepat untuk menanganinya. Narasumber yang hadir di antaranya Wahyu Susilo dari Migrant Care. Dia memulai paparan yang memuat poin penting antara lain  melakukan rekrutmen penyelenggara pemilu di luar negeri yang inklusif, transparan dan berintegritas. Pendataan pemilih WNI di luar negeri yang proaktif, komprehensif dan memaksimalkan teknologi informasi serta semua channel yang tersedia. Lukman Fahmi PPLN Pemilu 2019 Tunisia turut menyampaikan masukan. Dia meminta KPU agar meninjau ulang regulasi mengenai calon pemilih yang tidak dilengkapi identitas seperti paspor dan KTP-el, mengingat banyak ditemukan calon pemilih di luar negeri yang tidak memiliki kelengkapan identitas karena yang bersangkutan telah lama berada di luar negeri dan tidak mengurus identitas diri. Narasumber lainnya dari PPLN Sydney Pemilu 2019 Zaini Murnia berharap alokasi anggaran yang cukup dan memadai untuk sistem IT yang meliputi website resmi PPLN dan sistem pendaftaran online, dan untuk mendapatkan jumlah pemilih yang akurat sebaiknya pendaftaran pemilih distop satu bulan sebelum hari H. Narasumber lain yang hadir dari PPLN Penang Ferdinan Murni Hamundu, PPLN Seoul Rosyeline Tinggi, PPLN New York Deborah Simanjuntak PPLN Kuala Lumpur Yudhi Marta Nugraha, PPLN Mumbai Yuniarti Ilyan, PPLN Buenos Aries Adief Muhammad Adlil Wafi. Kegiatan ditutup oleh Deputi Bidang Administrasi Purwoto Ruslan Hidayat. Turut Hadir dalam kegiatan Deputi Bidang Administrasi Purwoto Ruslan Hidayat, Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima, Inspektur Utama Nanang Priyatna, Kepala Biro SDM KPU, Wahyu Yudi Wijayanti, serta Jajaran Sekretariat Jenderal KPU RI. (humas kpu anggri-dio/foto: anggri/ed dio)

Partai Demorkat Mendaftar ke KPU Sebagai Calon Peserta Pemilu 2024

Jakarta, kpu.go.id - Partai Demorkat mendaftar sebagai Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2024, Jumat (5/8/2022) di kantor KPU. Pendaftaran dilakukan oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono didampingi Sekjen Teuku Riefky Harsya dan Wakil Ketua Umum Edhie Baskoro Yudhoyono, pada pukul 13.59 WIB.  Delegasi partai disambut oleh Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno, didampingi Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima di lantai dasar (lobby) Gedung KPU, dan diterima oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Anggota KPU Idham Holik, August Mellaz, Mochammad Afifuddin, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat dan Parsadaan Harahap, serta disaksikan oleh pemantau pemilu di Ruang Rapat Utama Gedung KPU. Turut hadir dari Partai Demokrat di Ruang Rapat Utama Gedung KPU, Kasatgas Verpol Andi Timo Pangerang, Wakil Kasatgas Verpol Sigit Raditya, Sekretaris Satgas Verpol Daisy Margaret Silanno, Penanggung Jawab Verpol Andi Arief, Penanggung Jawab Verpol H.E. Herman Khaeron, Wakil Komisi II DPR RI Fraksi Partai Demokrat Anwar Hafid, Narahubung (liaison officer) Andi Nurpati Pangerang, Narahubung (liaison officer) Irawan S. Leksono. (Humas KPU)