#TemanPemilih – KPU Kabupaten Sabu Raijua mengikuti kegiatan Kopi Parmas Part 18 dengan tema “Tantangan Utama Manajemen Logistik Pemilu di Wilayah Kepulauan” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 22 April 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya melakukan review dan evaluasi terhadap tata kelola logistik pemilu, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur yang termasuk dalam kategori daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Ia juga mengajak seluruh pimpinan KPU kabupaten/kota untuk berbagi cerita, pengalaman, serta tantangan utama yang dihadapi dalam manajemen logistik pemilu di wilayah kepulauan. Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini, Muhammad Hatta Sina (Angota KPU Alor) dan Hyronymus Malelak (ketua KPU Sumba Barat Daya). Keduanya memaparkan berbagai pengalaman lapangan terkait distribusi logistik pemilu di daerah kepulauan. Dalam diskusi, disampaikan bahwa logistik merupakan “nadi” pemilu. Tanpa dukungan logistik yang memadai, proses pemungutan suara tidak dapat terlaksana. Oleh karena itu, manajemen logistik di wilayah kepulauan NTT menjadi salah satu aspek yang sangat krusial sekaligus menantang. Tantangan tersebut tidak hanya sebatas pada pengiriman barang, tetapi juga merupakan upaya menghadapi keterbatasan kondisi geografis dan infrastruktur, demi memastikan hak pilih masyarakat dapat tersalurkan hingga ke wilayah paling terpencil. Sebagai kesimpulan, disepakati bahwa mengatasi tantangan manajemen logistik pemilu di NTT bukan hanya persoalan administratif, melainkan juga sebuah “operasi kemanusiaan” untuk menjamin hak pilih masyarakat, khususnya di wilayah garis depan kepulauan Indonesia. Dari KPU Kabupaten Sabu Raijua, kegiatan ini diikuti secara bersama-sama di aula oleh Ketua KPU Daud Pau, Anggota KPU Agustinus V. Mone, Markus Udju Lomi, dan Lodewick Kitu. Turut hadir Sekretaris KPU, Kepala Subbagian SDM dan Parmas, serta staf SDM dan Parmas. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sabu Raijua semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan logistik pemilu, khususnya dalam menghadapi tantangan geografis wilayah kepulauan #KPUMelayani #KPUSabuRaijua